Fakta Unik Mengenai

SENSORY MARKETING

Penggunaan aroma sebagai sarana untuk mempengaruhi perilaku manusia, sedang naik daun. Sebagai contoh, Procter & Gamble  (P&G) menggunakan mesin point-of-purchase untuk mengeluarkan aroma produk kelorong toko. Sejumlah hotel seperti Westin, Grand Hyatt, Four Season, dan The Mulia menyebarkan wewangian kedalam lobi mereka untuk merilekskan para tamu. Beberapa travel agent besar di Bali mengharumkan tiga per-empat tokonya dengan aroma kelapa untuk membawa pelanggan kesuasana musim panas, meyakinkan mereka untuk memesan tiket dan akomoadasi liburan

Bloom-Perfumery-launches-Bespoke-Perfume-Workshop-1024x707

perusahaan melaporkan mengeluarkan aroma khas melalui saluran udara untuk memberi energi pada pekerja kantor. Satu perusahaan di Amerika bahkan telah menemukan cara untuk memompa aroma kedalam kabin truk beroda 18 untuk mencegah pengemudi kendaraan dari rasa kantuk.

pemanfaatan aroma ambient untuk meningkatkan penjualan adalah salah satu wujud dari sensory marketing. 

“Aroma, rasa, suasana, maupun sebuah tempat bisa menguapkan kenangan”

 Aiu Ahra

fakta unik mengenai sensory marketing

  1. Penelitian Penciuman Manusia bernapas sekitar 15.000 hingga 20.000 kali sehari. Dengan demikian, hidung adalah alat yang menerima komunikasi terus menerus. Selain itu, berbeda dengan indera sensor iklain yang memerlukan proses tingkat tinggi di dalam otak, penciuman adalah satu-satunya indera yang diproses secara langsung dalam system limbic otak, yang merupakan pusat emosi dan memori. Faktanya, sekitar 75% dari emosi kita dipengaruhi oleh bau. Sebagai contoh, kehadiran aroma ambient membangkitkan ingatan nostalgia, yang pada gilirannya mengarah pada peningkatan perilaku untuk eksplorasi produk.
  1. Dua jenis aroma penting untuk reaksi konsumen, yaitu aroma produk dan aroma sekitar. Aroma ambient adalah “aroma yang tidak berasal dari objek tertentu tetapi hadir di lingkungan”. Aroma seperti ini dapat memengaruhi respon terhadap seluruh toko dan produk-produknya, bahkan untuk produk yang tidak memiliki aroma sekalipun.
  1. Penelitian terbaru mengkonfirmasi bahwa konsumen masa kini cenderung mencari dan berbelanja produk yang menawarkan pengalaman unik di dalamnya, tidak lagi terpaku hanya pada produk atau jasa saja. Aroma adalah salah satu “pengalaman” yang dapat ditawarkan kepada pembeli. Hal ini dikarenakan indera penciuman terkait erat dengan emosi dan ingatan.
  1. Marketer yang berpengalaman memandang konsumen sebagai makhluk emosional yang suka dengan pengalaman yang menyenangkan. Dalam konteks retail, marketer tidak hanya menekankan pada produk yang dijual namun kepenciptaan pengalaman pelanggan di toko. Menurut retailer, aroma yang menyenangkan adalah factor penting dalam pengalaman berbelanja ini.
  1. Peneliti Jerman membagi aroma menjadi lima kategori, yakni floral, rempah, kayu, citrus, dan mint. Mereka menemukan bahwa aroma dalam kategori citrus dan mint dievaluasi lebih menyenangkan dan membangkitkan daripada aroma lainnya sehingga sangat dirokemdasikan untuk retail.
  1. Berbelanja adalah pengalaman holistik di mana konsumen secara bersamaan terpapar pada berbagai hal yang menarik indra. Satu hal yang perlu digaris bawahi, walaupun aroma yang disebar di ruangan adalah aroma yang semerbak sekalipun namun jika tidak cocok dengan elemen lingkungan lainnya maka aroma ini tidak akan berfungsi. Meskipun aroma roti yang baru dipanggang terasa menyenangkan namun pastinya tidak akan memfasilitasi pemasaran di took perhiasan. Begitupun sebaliknya, aroma green tea yang segar tentunya tidak akan berguna jika diaplikasikan ke restaurant pizza.
  1. Peneliti dari Eropa menemukan fakta bahwa aroma sekitar tidak hanya mempengaruhi respon berbelanja namun juga evaluasi produk dan service secara keseluruhan. Aroma ambien yang menyenangkan bahkan dapat menetralkan elemen negative dari pengalaman berbelanja seperti antrian panjang dan kesalahan pelayanan.
Perfume+Workshop+with+Ainslie+Walker+-+The+Corner+Store+Gallery (1)

Contact Us

Jl.Pluit Mas III Blok C No.1B Jakarta Utara, Indonesia

(+628)13 171 06 048

hello@sicher.co.id

Copyright © *SICHER ENTERPRISES*,
All rights reserved.

Our mailing address is:
hello@sicher.co.id

Want to change how you receive these emails?
You can update your preferences or unsubscribe from this list.